Selasa, 31 Mei 2011

32 Persen Perempuan Merasa Gelisah Usai Bercinta

Hubungan seks
yang dilakukan
di bawah tekanan sering menyebabkan seseorang terutama perempuan merasa gelisah. Namun
menurut penelitian, 1 dari 3 perempuan tetap merasa sedih dan
kelihatan murung meski terpuaskan
dalam hubungan seks.

Normalnya, perasaan yang paling
sering muncul setelah berhubungan
seks yang menyenangkan adalah
perasaan rileks. Hal ini berhubungan
dengan pelepasan hormon-hormon
oksitosin pemicu orgasme dan
terhentinya hormon kortisol yang
memicu stres.

Perasaan negatif seperti sedih dan
gelisah yang muncul usai berhubungan seks disebut post-sex
blues. Biasanya, fenomena ini dialami oleh perempuan yang berhubungan seks di bawah tekanan atau dibayangi trauma di masa lalu misalnya pernah dilecehkan.

Menurut penelitian terbaru yang
dilakukan Prof Robert Schweitzer dari
Queensland University of
Technology, fenomena ini tidak
hanya dialami oleh perempuan yang
tidak menikmati hubungan seks.
Bahkan ketika terpuaskan, perasaan
negatif itu tetap muncul pada
beberapa orang.

Tidak diketahui pasti penyebabnya,
namun penelitian tersebut
mengungkap 32,9 persen perempuan mengalami post-sex blues. Artinya 1 dari 3 perempuan
akan merasa sedih dan gelisah meski kan bersama pasangannya.

"Post-sex blues pada perempuan
yang punya trauma psikologis akan
membuatnya menghindari seks. Tapi
karena banyak yang mengalaminya,
maka ada faktor lain yang
memicunya yakni faktor biologis,"
ungkap Prof Schweitzer seperti
dikutip dari NineMSN, Kamis
(31/3/2011).

Prof Schweitzer menduga, faktor
psikologis justru tidak banyak memicu gangguan suasana hati yang disebut juga poscoital dysphoria ini. Meski demikian, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Health ini tidak mengungkap faktor lain yang memicunya.

0 komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Design by kuswandi7 | Ciamis - Jawa barat | Indonesia